Lingkungan tidur memiliki peran besar dalam menentukan seberapa nyenyak seseorang dapat beristirahat di malam hari. Suhu kamar yang sejuk, pencahayaan yang lembut, serta kebersihan tempat tidur adalah faktor penting yang sering kali diabaikan. Banyak orang mengalami gangguan tidur bukan karena stres atau kelelahan, melainkan karena kamar tidur mereka tidak nyaman. Menjaga kamar tetap rapi, bebas dari suara bising, dan tidak terlalu terang dapat membantu otak mengirim sinyal bahwa sudah waktunya beristirahat.
Selain itu, penting untuk memisahkan area tidur dari area kerja atau aktivitas lain. Jika memungkinkan, hindari meletakkan perangkat elektronik seperti televisi, laptop, atau ponsel di dekat tempat tidur. Cahaya biru yang dipancarkan layar dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh tidur. Dengan menjaga lingkungan tidur tetap tenang dan minim distraksi, tubuh akan lebih mudah memasuki fase tidur dalam yang menenangkan.
Tambahan kecil seperti menggunakan aroma terapi, mengganti seprai secara rutin, atau menambahkan tanaman hijau juga dapat menciptakan suasana yang menenangkan. Semua hal kecil tersebut bila digabungkan akan membantu tubuh dan pikiran bersiap untuk beristirahat lebih cepat dan lebih dalam.
